Syarat Pembuatan BUJK PMA(PT-PMA) Untuk SBU Konstruksi 2022

BUJK PMA – Badan usaha jasa konstruksi penanaman modal asing (BUJK PMA) atau umumnya dikatakan PT-PMA yakni badan usaha patungan (Gabung Venture) di antara perusahaan jasa konstruksi asing ialah BUJKA dan perusahaan jasa konstruksi nasional ialah BUJK Nasional yang kerjakan pekerjaan usaha menjadi kontraktor atau menjadi konselor konstruksi dengan penyisihan besar. Syarat-syarat usaha patungan ini mesti penuhi keputusan kepilikan saham asing optimal 67%.

Syarat Pembuatan SBUJK PMA(PT-PMA) Untuk SBU Konstruksi 2022
Syarat Pembuatan SBUJK PMA(PT-PMA) Untuk SBU Konstruksi 2022

Agar dapat melakukan pekerjaan usaha di Indonesia PT-PMA mesti miliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) menjadi kriteria loyalitas buat mendapati Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang berjalan efisien lewat OSS.

SBU buat PT-PMA dikeluarkan oleh LPJK Nasional yang diraih lewat proses Sertifikasi dan Pendaftaran Usaha Jasa Konstruksi. Permintaan sertifikasi dan pendaftaran ini disodorkan lewat perikatan badan usaha jasa konstruksi yang terakreditasi atau tercatat di LPJK. Agar dapat ajukan permintaan itu perusahaan mesti tercatat menjadi anggota perikatan lebih dulu.

PT-PMA - Jasa Usaha Konstruksi

Permintaan SBU Jasa Konstruksi ialah Jasa Pelaku Konstruksi atau Jasa Konstruksi Terpadu buat perusahaan PT-PMA cuman dapat dikasihkan penyisihan besar (B2) sesuai sama Ketetapan LPJKN Nomor 3 Tahun 2017 dengan keputusan penuhi kriteria keuangan, tenaga kerja dan pengalaman kerja.

1. Kriteria Keuangan

Perusahaan mesti miliki modal atau kekayaan bersih di atas Rp. 50.000.000.000,- (limapuluh milyar) yang ditunjukkan adanya laporan akunting dari akuntan khalayak.

Buat PT-PMA baru berdiri; Nilai kekayaan bersih itu mesti sesuai jumlah modal ditaruh dan disetorkan pada Dokumen Pendirian PT-PMA.

2. Kriteria Tenaga Kerja Ahli

Perusahaan mesti miliki tenaga ahli bersertifikasi ialah Sertifikat Keterampilan (SKA) dengan penyisihan ahli madya buat dikukuhkan menjadi penanggung jawab tehnik (PJT) dan penanggung jawab pengelompokan (PJK) dengan keputusan menjadi berikut.

– Jumlah PJT yakni 1 orang
– Jumlah PJK 1 orang dan setiap Sub bidang SBU

Baca Juga : SBU 2022

3. Kriteria Pengalaman Kerja

Perusahaan mesti miliki pengalaman kerja dengan nilai minimum Rp. 83.333 milyar atau secara komulatif minimum Rp. 250 milyar dalam periode waktur sepuluh tahun. Pengalaman kerja dikatakan mesti dipunyai buat tiap sub-klasifikasi yang disodorkan dalam permintaan sertifikat badan usaha.

Pengalaman kerja yang dikatakan dapat gunakan pengalaman kerja yang diraih perusahaan jasa konstruksi nasional (BUJK Nasional) bertindak sebagai partner usaha patungan pada PT-PMA.

Pengalaman 10 tahun akhir seperti dikatakan di atas yakni pengalaman yang diraih badan usaha terhitung sejak mulai tanggal kabar acara serah-terima atau Surat Info semacam yang menyebutkan tugas telah usai.

Kontrak pengalaman yang telah dipakai di sub-klasifikasi tersendiri, tidak bisa dipakai kembali buat permintaan sub-klasifikasi yang beda.

Syarat BUJK PMA / PT-PMA

Hubungi Kami!
1
Butuh bantuan kami ?
Hi, Kami Siap Membantu Anda!